Gambar ruang belajar Mahasiswa : Tjung teck,CH UNPRI FAKULTAS PSIKOLOGI KELAS B

Gambar ruang belajar Mahasiswa : Tjung teck,CH  UNPRI FAKULTAS PSIKOLOGI KELAS B
Gambar ruang belajar Mahasiswa Tjung teck UNPRI FAKULTAS PSIKOLOGI KELAS B

Rabu, 31 Juli 2013

Psikologi Perkembangan (PROSES SOSIAL)


PROSES SOSIAL
Numaizar N.S.S.Psi

Menurut Gilin dan Gilin,Proses sosial dibedakan dalam 2 jenis:
1.Proses sosial asosiatif.
2.Proses sosial yang disosiatif

1.Proses Sosial Asosiatif
PROSES  SOSIAL DAPAT DISEBUT ASOSIATIF APABILA  PROSES  ITU MENGINDIKASIKAN ADANYA  “GERAK  PENDEKATAN ATAU PENYATUAN”
4 Bentuk Proses Sosial Asosiatif:
1. Kooperasi
2. Akomodasi
3. Asimilasi
4. Amalgasi
1.Kooperasi
Merupakan minat dan perhatian orang untuk bekerjasama-sama  dalam suatu kesepahaman sekalipun motifnya sering dan  bisa tertuju kepada kepentingan sendiri perwujudan  
Kerjasama digambarkan oleh Charles H.Cooleykerjasama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut; kesadaran akan adanya kepentingan-kepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan fakta-fakta penting dalam kerjasama yang berguna”

Beberapa bentuk kerjasama yang biasa diberi nama kerja sama (cooperation). dibedakan lagi dengan :
-Kerjasama Spontan (Spontaneous Cooperation) : Kerjasama yang sertamerta
-Kerjasama Langsung (Directed Cooperation) : Kerjasama yang merupakan hasil perintah atasan atau penguasa
-Kerjasama Kontrak (Contractual Cooperation) : Kerjasama atas dasar tertentu
-Kerjasama Tradisional (Traditional Cooperation) : Kerjasama sebagai bagian aatau unsur dari sistem sosial.
Kooperasi dalam kelompok primer
Kooperasi yang terbentuk secara wajar didalam kelompok kecil (keluarga, komunitas-komunitas tradisional)
proses sosial ini terjadi secara spontan
Masing-masing  individu cenderung  membaurkan diri  dalam kelompok.
Berusaha menjadi bagian dari kelompoknya.
Sifatnya tatap muka.
Lebih suka bekerja sama selaku anggota  tim  daripada kerja sendiri.
Kooperasi didalamkelompok sekunder:
Bersifat direncanakan secara rasional dan diatur
Bersifat tatap muka.
Bentuk organisasi modern:organisasi permerintahan,organisasi sosial & organisasi  keagamaan.
Kerjasama  didalam organisasi ini tidak hanya individu saja tetapi lebih luas.
4 bentuk usaha kooperasi :
Tawar menawar (bargining): proses pencapaian kesepakatan untuk pertukaran barang atau jasa.
Kooptasi :usaha kerjasama yang dilakukakn dengan jalan menyepakati pimpinan yang akan ditunjuk untuk mengendalikan jalannya organisasi atau kelompok.
Koalisi :usaha 2 organisasi atau lebih yang sekalipun mempunyai struktur yang berbeda-beda-hendak mengejar tujuan yang sama secara koopratif.
Patungan: usaha bersama untuk mengusahakan suatu kegiatan,demi keuntungan bersama yang akan dibagi nanti,secara proporsional dengan cara saling mengisi kekurangan masing-msaing
2. Akomodasi
Suatu proses ke arah  tercapainya kesepakatan sementara yang dapat diterima kedua belah pihak yang tengah bersengketa.









Summer (1907) menyebutkan antagonistik  cooperation (kerjasama dalam suatu permusuhan)

Dalam proses akomodasi ,masing-masing pihak tetap saja memegang teguh pendirian masing-masing,namun atas dasar toleransi perbedaan masing-masing itu dipertahankan untuk kelangsungan interaksi sosial.
Akomodasi dapat berlangsung:
Pemaksaan (Coercion)
Kompromi  (Compromise)
Penggunaan Jasa Perantara (Mediation)
Penggunaan jasa Penengah (arbitate)
Peradilan (Adjudication)
Pertenggangan(tolerantion)
Stalemate.
Asimilasi
Terjadinya peleburan kebudayaan sehingga pihak-pihak warga dari dua atau  tiga kelompok yang telah berasimilasi akan merasakan kebudayaan tunggal yang dirasakan sebagai milik bersama
Proses asimilasi akan timbul apabila:
§Ada perbedaan kebudayaan antara kelompok-kelompok manusia yang hidup pada suatu waktu dan pada suatu tempat yang sama.
§Pada warga dari masing-masing kelompok yang  berbeda-beda itu dalam kenyataannya selalu bergaul secara intensif dalam jangka waktu yang cukup lama.
§Bergaul  secara intensif ,jadi masing-masing  pihak menyesuaikan budaya masing-masing sehingga terjadilah  proses saling menyesuaikan diantara kelompok-kelompok itu
§
§
§
Beberapa faktor mempermudah terjadinya asimilasi:
- Sikap dan kesediaan menengang.
-Sikap menghadapi orang asing berikut kebudayaan.
-Kesempatan  di bidang yang seimbang.
- Sikap terbuka golongan penguasa.
- Kesamaan dalam berbagai unsur kebudayaan.
- Perkawinan campuran.
- Musuh bersama dari luar.
-
-
Faktor-faktor yang menghambat asimilasi
-Terisolasi kebudayaan sesuai golongan tertentu dalam masyarakat.
-Kurangnya  pengetahuan  suatu golongan  tertentu  mengenai kebudayaan yang dipunyai oleh golongan lain di dalam masyarakat.
-Perasaan takut kepada kekuatan kebudayaan kelompok lain yang dirasakan oleh warga suatu kelompok tertentu.
-
-
4. Perasaan superior yang bercokol di hati para warga golongan pendukung kebudayaan tertentu yang mengakibatkan sikap  meremehkan  oleh mereka yang berperasaan  superior ini terhadap kebudayaan lain

5.Perbedaan  ciri badaniah.
6. perasaan ing-group yang kuat:terikat kepada kelompok dan kebudayaan masing-masing.
7. Gangguan-gangguan diskriminatif yang dilancarkan  oleh  golongan yang berkuasa terhadap golongan minoritas.
8.Perbedaan kepentingan dan pertentangan pribadi antara para warga kelompok.

PROSES SOSIAL DISASOSIATIF
B. Kelompok-kelompok Sosial.
SYARAT-SYARAT KELOMPOK SOSIAL
Setiap individu harus merupakan bagian dari kesatuan sosial
Terdapat hubungan timbal balik di antara individu-individu yang tergabung didalam kelompok.
Adanya faktor-faktor yang sama yang dapat mempererat hubungan mereka yang tergabung dalam kelompok.
Bertruktur, berkaidah dan mempunyai pola perilaku
Bersistem dan berproses.


Kelompok sosial pada dasarnya dapat dibedakan  atas:

 
Kelompok-kelompok sosial yang teratur
 Kelompok-kelompok sosial tidak teratur


Kolompok-kelompok sosial yang teratur


A. Kelompok primer dan kelompok sekunder.
  Kelompok  menurut Cooley ditandai dengan adanya hubungan yang erat di mana secara langsung berhadapan muka (face to face) serta terdapat kerjasama yang bersifat pribadi atau adanya ikatan psychologis yang erat.
3 tinjuan kelompok primer :
a. Kondisi-kondisi fisik kelompok primer.
- Tidak hanya hubungan saling mengenal  saja, akan tetapi adalah bahwa anggotanya secara fisik harus saling berdekatan
- Jumlah anggotanya harus kecil,agar supaya mereka dapat saling kenal dan saling bertemu muka.
- Hubungan antar anggota-anggotanya agak permanent.
 
b. Sifat-sifat hubungan primer 
Sifat utama hubungan primer,yaitu adanya kesamaan tujuan di antara para anggotanya yang berarti bahwa masing-masing individu mempunyai keinginan dan sikap yang sama dalam usahanya untuk mencapai tujuan, serta salah satu pihak harus rela berkorban demi untuk kepentingan pihak lain.


- Hubungan primer harus secara sekarela, sehingga pihak-pihak yang bersangkutan tidak merasakan adanya penekanan-penekanan,melainkan semua anggota akan merasakan adanya kebebasan.
- Hubungan primer bersifat dan juga inklusif artinya hubungan yang diadakan itu harus melekat pada kepribadian  seseorang dan tidak dapat digantikan orang lain.
c. Kelompok-kelompok  yang kongkrit dan hubungan primer.
 


Kelompok primer  dapat menguntungkan terhadap individu:
-Dapat  menunjang sifat-sifat baik manusia dan mengurang sifat individu yang lemah.
-
-Semua reaksi-reaksi  yang diperlihatkan didasarkan atas perasaan
-
 Dapat membantu individu dalam memperbesar rasa loyalitas dan dapat memberikan pegangan pada individu pada individu agar tidak mengalami kebingungan dan prustasi.

-
Kondisi-kondisi kelompok primer sbb:
- Jumlah anggotanya banyak,sehingga anggotanya tidak saling mengenal
- Hubungan regang di mana anggotanya tidak perlau saling mengenal
Sifatnya tidak permanent
- Hubungan cenderung pada hubungan  formil,karena sedikit sekali terdapat kontak diantara para anggotanya, dan baru terdapat kontak apabila ada kepentingan dan tujuan tertentu saja.

Hubungan manusia  didasarkan pada wesonwillo dan kurwillo
Wesonwillo merupakan bentuk-bentuk kehendak,baik dalam arti positif maupun negative,yang berakar pada manusia dan diperkuat oleh pemakaian serta disempurnakan oleh agama dan kepercayaan.
disebut dengan gemeinchaft

Kurwillo,merupakan bentuk-bentuk kehendak yang mendasarkan pada akal manusia yang ditujukan pada tujuan-tujuan tertentu dan sifatnya rasional dengan menggunakan alat-alat dari unsur-unsur kehidupan lain. disebut Gesselschaft

Gemeinschaft merupakan bentuk kehidupan bersama,dimana antar anggotanya mempunyai hubungan batin murni yang sifatnya alamiah dan kekal .Dasar hubungannya yaitu  rasa cinta dan persatuan batin yang nyata dan organis,bentuk ini dapat ditemukan dalam kehidupan masyarakat desa,keluarga,kerabat dan sebagainya.
Gesselschaft merupakan bentuk kehidupan bersama di mana para anggotanya mempunyai hubungan yang bersifat pamrih dan dalam jangka waktu yang pendek,serta bersifat mekanis,bentuk ini dapat ditemukan dalam hubungan perjanjian yang berdasarkan hubungan timbal balik..
Gemeinschaft menjadi 3 jenis:
1. Gemeinschaft by blood: Gemeinschaft yang mendasarkan diri  pada ikatan darah atau 
 Keturunan, didalam pertumbuhannya masyarakat seperti ini semakin lama semakin  
 Menipis.
2. Gemeinschaft of palco,yaitu gemeinschaft yang mendasarkan diri  pada tempat tinggal yang saling berdekatan sehingga dimungkinkan untuk dapat saling menolong.
3. Gemeinschaft of mind, yaitu Gemeinschaft yang mendasarkan diri pada idiologi atau  
    pemikiran yang sama.
 In-Group dan Out group
Sifat in group menunjukkan adanya faktor simpati  dan perasaan yang dekat diantara anggota-anggota kelompoknya, dan sikap terhadap anggotanya adalah sikap persaan terhadap orang dalam . Perasaan dalam ingroup dapat bervariasi dari sikap ramah dan good will sampai menjadi solidaritas mati-matian
  Sifat out group menunjukan adanya faktor antipati dengan anggota kelompoknya lainnya,dan sikap perasaan out group adalah sikap perasaan terhadap semua orang termasuk orang luar.Sikap out group dapat berubah dari sikap menyisihkan orang lain sampai  sikap bermusuhan

KELOMPOK-KELOMPOK YANG TIDAK TERATUR
Kerumunan (crowd)
Karakteristik kerumunan:
Adanya kehadiran individu –individu secara fisik dan ukurannya yaitu sejauh mata memandang dan telinga mendengarkan
Merupakan kelompok yang tidak terorganisir
Interaksinya tidak terkontrol,spontan,kabur dan tidak terduga sama sekali.
Setiap individu yang hadir mempunyai kedudukan yang sama didalam kerumunan
Merupakan kelompok yang tidak terorganisir, oleh karenanya tidak mempunyai pimpinan dan tidak mengenal pembagian kerja maupun pelapisan dalam masyarakat.artinya:
2 jenis kerumunan
Kerumunan yang menjadi aktif : timbul secara spontan,bersifat emosional dan impulsive,sifatnya destruktif yang bertujuan merusak,sebab  perbuatan merusak ini dapat melepaskan perasaan tidak puas,kemarahan, maupun kejengkelan yang pada masyarakat teratur perasaan-perasaan ditekan
Kerumunan  ekspresif: tidak mengenal pusat perhatian maupun tujuan yang sama melainkan hanya mengenal emosi saja tampa tujuan tertentu dan sifatnya hanya melepaskan keteganggan emosi tampa merusak.

Bentuk-bentuk kerumunan al:
1. Kerumunan yang berartikulasi dengan struktur sosial.
§Formal audience: bentuk kerumunan yang mempunyai pusat perhatian  yang sama akan tetapi sifatnya pasif
Planned expresip group: mempunyai persamaan tujuan yang tersimpul dalam aktivitasnya.Fungsinya untuk menyalurkan keteganggan-keteganggan yang dialami orang karena pekerjaannya sehari-hari.


2.Cassual crowds (kerumunan yang bersifat sementara)
I
Inconvenien crowds aggregation atau kumpulan yang kurang menyenangkan merupakan kerumunan dari orang-orng yang ingin berusaha menggunakan fasilitas yang sama.
Panic crowd : kerumunan orang yang dalam keadaan panic
Spectatator Cruowd:kerumunan penonton atau merupakan kerumunan orang-orang yang ingin melihat suatu kejadian tertentu.
 

Law less crowd/ kerumunan yang berlawanan dengan norma-norma hukum:
ØActing mobe:yaitu kerumunan yang bertindak secara emosional
ØImmoral crowd atau kerumunan-kerumunan yang bersifat imoral

Publik
Merupakan kelompok yang bukan merupakan kesatuan,interaksinya tidak langsung ,hanya melalui media, surat kabar, radio, film warta berita, dll ,dengan alat media diatas dimungkinkan pengikutnya lebih luas dan lebih banyak.
 
Ciri-ciri publik:
Adanya minat tujuan Kepentingan yang sama
Pendapatnya bisa pro dan kontra dalam menanggapi suatu persoalan.

Dalam suatu public ,anggotanya dibedakan atas 3 kelompok yaitu:
1)Kelompok vested interest yiatu kelompok yang merupakan sekumpulan orang-orang yang sudah mempunyai kedudukan-kedudukan tertentu dalam masyarakat dan bisaanya bersifat pro,karena ingin mempertahankan keadaan yang sudah ada.
ØKelompok new comer yaitu kelompok yang merupakan sekumpulan orang-orang yang ingin memperjuangkan keinginan-keingina baru  dan ingin pula berusaha merebut suatu kedudukan dalam masyarakat oleh karenanya kelompok ini sifatnya kontra
 - Kelompok yang pasif ,yaitu kelompok yang merupakan sekumpulan orang-orang yang hanya mempunyai minat saja,akan teta[ppi belum menentukan pendiriannya terhadap suatu persoalan.
C. Massa
 
Merupakan  kumpulan orang banyak yang mempunyai kehendak atau pandangan yang sama,tetapi tidak berkerumun dalam suatu tempat,karenanya individu dalam massa saling terpisah sehingga tindakannya tidak bersifat spontan terhadap sugesti  yang timbul dalam masa,masa sifatnya  lebih rasional dan masing-masing individu menyadari akan dirinya dan kepentingannya.
Massa menurut Leovold Von Wise dibedakan
1.Masa kongkret, ciri-cirinya:
§Adanya ikatan batin,karena adanya persamaan kehendak dan pandangan.
§Adanya persamaan, norma-norma,karena orang-orang yang tergabung dalam massa yang kongkrit ini mempunyai peraturan dan kebisaaan sendiri misalnya masa parpol.
§Mempunyai struktur yang jelas
§Mempunyai potensi yang dinamis ,sehingga dapat menimbulkan gerakan masa.
2. Massa abstrak adalah sekedar sekumpulan manusia yang belum diikat oleh kesatuan norma,kesatuan emosional dsb,mereka menjadi satu karena adanya suatu dorong
Kerjakan soal-soal berikut dalam waktu terbatas:
a. Apakah perbedaan kelompok sosial bertruktur  tidak berstrukturdan kelompok sosial yang
b. Jelaskan perbedaan kelompok sosial primer dan sekunder dan berikan contohnya.
c.  Apakah yang dimaksud dengan  nominal group member dan perihal group member?
d. Apa yang dimaksud dengan wessonwillo dan kurwillo
e. Jelaskan bentuk-bentuk dari kerumunan?
TERIMAKASIH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar